23/06/10

Produksi

Jodoh itu milik siapa? Milik mereka yang percaya adanya jalan Tuhan.
Kita tidak berjodoh dengan atap, ketika kita tidur menatap langit.

Siapa yang memiliki pakaian lengkap? Mereka yang punya benang untuk merajut uang.

Kita tidak akan diperkosa, walaupun berjalan telanjang di gedung taman kanak-kanak.

Sekarang, bukan lagi mereka yang ingin aku jodohkan, tapi, nalarku sedang menanti jodohnya yang sedang dijemput birahi sang pembual.

Jodoh, aku sabar menunggu.........................................................................................................

22/06/10

Melihat "Lega"

A : "Sempit!"
B : "Sesak gak?"
A : "Lumayan. Tolong, dong!"
B : "Nikmat, loh! Dadamu kembang kempis"
A : "Sebentar lagi aku bisa pingsan."
B : "Nikmat, loh! Paling-paling kamu digotong orang."
A : "Heh! Wajahku sudah lebam. Bibirku pucat."
B : "Nikmati saja, wajahmu jadi berwarna."
A : "Tolong, jangan berkelit! Aku cuma butuh "tolong"."
B : "Baik. Mungkin, mati saja? Itu pertolongan paling "lega"."
A : "Baiklah, asalkan lega, aku rela mati."
B : "Nah, mari! Biar kueratkan lagi tali kafanmu."
A : "Terimakasih."